Sekali Saja..Kumohon..
13 April 2008 — TedySekali saja, sebelum kita melahap nasi di hadapan kita. Pernahkah kita berpikir? Betapakah beruntungnya kita bisa menikmati makanan ini - meski hanya sekedarnya. Sementara banyak saudara kita di luar sana kelaparan, mengais - ngais sisa makanan di tempat sampah, mengemis di jalanan, bahkan hingga mencuri hanya untuk menyambung hidup.
Sekali saja, sebelum kita berangkat kuliah, pernahkan kita membayangkan? Sungguh beruntungnya kita bisa menikmati pendidikan, sementara banyak orang lain harus rela meninggalkan sekolahnya karena ketidakmampuan orang tua.
Sekali saja, sebelum kita tidur, pernahkan kita merenungkan? Alangkah beruntungnya kita bisa tidur di ranjang yang empuk dengan selimut yang hangat, sementara di luar sana, orang - orang menggigil kedinginan beralaskan koran, dan berselimutkan embun malam, di emperan toko.
Sekali saja, aku hanya memintamu sekali saja
kumohon…



