Tedy dalam tulisan

Icon

Tulisan ini, sketsa masa depan

Yang Kita Dapatkan dari Pak Harto…

Pak Harto, mantan orang nomer satu di negeri ini kini terbaring sakit di RSPP. Padahal sepertinya baru kemarin dia masih menjabat sebagai presiden negara ini. Orang yang memiliki nama lengkap Haji Muhammad Soeharto dan akrab dipanggil Pak Harto ini memegang tampuk pemerintahan selama 32 tahun, cukup lama memang, bahkan bisa dibilang sangat lama.

Kini, waktu telah berganti, tahun telah bergulir, Pak Harto yang sekarang adalah beda dengan Pak harto yang dulu. Sekarang Beliau kini terbaring sakit tak berdaya sementara itu harus ditambah dengan hujatan – hujatan oleh siapapun, bukan hanya dari orang-orang yang sebelumnya tidak sejalan dengan Pak Harto, melainkan lebih lagi dari para mantan menteri dan tokoh-tokoh Golkar yang dulu tak sungkan-sungkan melakukan berbagai cara untuk bisa mendekat. Seolah – olah kesalahan Orde Baru semuanya dilimpahkan kepada Pak Harto seorang.


82 Tahun yang lalu, Pak Harto kecil dilahirkan. Di sebuah daerah bernama di kemusuk, Yogyakarta dari seorang keluarga petani. Terpilih sebagai prajurit teladan di sekolah bintara, Gombong, Jawa Tengah pada tahun 1941 kemudian resmi menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945. Beliau merintis karir dari sersan tentara KNIL, kemudian komandan PETA, komandan resimen dengan pangkat Mayor dan komandan batalyon berpangkat Letnan Kolonel. Tahun 1949, beliau berhasil memimpin pasukannya merebut kembali kota Yogyakarta dari tangan penjajah Belanda saat itu. Beliau juga pernah menjadi Pengawal Panglima Besar Sudirman. Selain itu juga pernah menjadi Panglima Mandala (pembebasan Irian Barat). Memberantas pemberontakan Partai Komunis Indonesia di tahun 1965. Dan kemudian menjadi Presiden Republik Indonesia pada tahun pada maret 1968 oleh sidang MPRS. Kekuasaanya bertahan sangat lama sampai akhirnya dia jatuh dengan ‘tragis’ di tahun 1998 atas desakan mahasiswa, dan (kemungkinan) penghianatan dari pembantu dekatnya.

Begitulah hidup, selalu berputar. Kita tidak akan tahu, tentang apa yang akan terjadi esok hari. 80an tahun yang lalu Pak Harto hanyalah seorang anak – anak, tidak lebih seperti anak – anak lainnya. Lalu beranjak remaja, mengalami puncak keemasan, lalu sekarang beliau tergeletak kritis di rumah sakit. Begitu pula kita nanti, akankah kita kira bahwa apa yang kita dapatkan di dunia ini untuk selamanya? Akankah kita menduga bahwa kita akan tetap muda? Akankah kita tidak akan mengalami tua? Dimana mata mulai rabun, dimana rambut mulai memutih, dimana kulit mulai keriput, Dimana gigi mulai tanggal satu persatu. Akankah kita bisa melawan waktu? Akankah kita tidak akan mengalami masa – masa krisis dari hidup kita? Dimana nafas sampai di kerongkongan?

Berpesta – poralah selagi engkau mampu, Berbuat maksiatlah sesuka hatimu, Hujat dan caci makilah orang yang engkau benci. Tapi ingatlah satu hal. Ingatlah satu hal dalam hidupmu. Engkau akan Mati kelak, entah cepat ataupun lambat. Disitulah segala perbuatan, cacian, makian, maksiat, penganiaayaan semua akan dipertanggungjawabkan dan harus ditebus di hadapan Allah. Akankah kita mampu selamat dari maut?

 

 

Yang berkaitan :

Apa Kata Mama Laurent Mengenai Pak Harto

Soeharto Masih Bertahan Karena Susuk

Harus Diapakan Soeharto

Pak HARTO Pernah Minta Maaf

 

 

 

Filed under: Perenungan, Sosial Politik , , , , , , ,

5 Responses

  1. anwarchandra mengatakan:

    salam kenal, ted!

    Masalah tanggungjawab beliau dihadapan Allah, itu memang diluar jangkauan kita.
    Tapi tanggungjawab beliau dihadapan hukum tetap harus dituntaskan.

  2. kangtutur mengatakan:

    hmmm…
    boleh nih tulisannya?

  3. Tedy mengatakan:

    @Anwarchandra

    padahal yang aku tulis..ga ada sangkut pautnya ma tanggung jawab hukum :(

    @Kangtutur

    boleh apa mas?

  4. Fetty mengatakan:

    Kamu benar Ted, hidup sesorang tidak akan abadi!!!! Bahkan yang mengaku mempunyai nyawa 9 pun akhirnya akan mati juga !!!!!
    Kalo boleh saya bilang, pada era Orba, yang katanya orang kita dibungkam, namun sebenarnya kita merasakan kesejahteraan. Nggak seperti sekarang ini, keadaan berbalik arah 90 derajat!!!!
    Menurut saya, pejabat-pejabat era Orba juga perlu diusut bukan hanya P. Harto saja yang digembar-gemborkan!!! Dan kesalahan Orba bukan hanya terletak di tangan P. Harto!!! Apakah kita pernah berpikir tentang ini???

  5. Sincan mengatakan:

    kalo masih kurang bahan memuji caca ini :

    http://www.library.ohiou.edu/indopubs/1995/07/30/0003.html

Leave a Reply

Penafian dan Lisensi

Semua konten dalam blog ini adalah murni ekspresi pribadi penulis dan tidak mewakili lembaga atau institusi manapun, dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi penulis.


Semua konten di blog ini telah didaftarkan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0. Lisensi ini memungkinkan anda untuk bebas mengambil, memodifikasi, dan/atau menyebarluaskan seluruh atau sebagian isi artikel untuk keperluan nonkomersial, selama memberikan kredit kepada saya sebagai penulis pertama dengan menyebutkan “Tedy dalam Tulisan” dan “http://kliktedy.wordpress.com” dan mempertahankan lisensi yang sama dengan yang saya pakai.


Creative Commons License Tedy dalam tulisan by Tedy Tri Saputro is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported License. Based on a work at kliktedy.wordpress.com. Permissions beyond the scope of this license may be available at http://kliktedy.wordpress.com.


Banner